img-search

Menyelisik Proses Penambangan hingga Pengolahan Nikel Antam di UBP Nikel Kolaka

img-search

Mendalami Kekayaan Alam dan Budaya Masyarakat Kolaka

img-search

Komitmen Jadi Agen Pembangunan, MIND ID Raih Outstanding CSR Leader

img-search

Menelusuri Keunikan Proses Penambangan Nikel PT Vale Indonesia Tbk

img-search

Harmonisasi Alam dan Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Tambang Nikel Sorowako

img-search

Wujud Transformasi BUMN, MIND ID Dorong Digitalisasi Industri Pertambangan

img-search

Dukungan Antam UBP Emas Pongkor untuk Masyarakat Kampung Cibuluh

img-search

Mengenal Unit Bisnis Emas PT Antam di Kabupaten Bogor

img-search

Menelusuri Proses Penambangan Batu Bara di Sumatera Selatan

img-search

Mengenal SIBA Center, Sentra UMKM Binaan PT Bukit Asam di Tanjung Enim

img-search

MIND ID Gelar Kompetisi Karya Jurnalistik Bertajuk "Hasil Tambang untuk Kehidupan"

img-search

Kolaborasi MIND ID dan PPAD Bagikan Satu Juta Kebaikan di Tanah Maluku

img-search

MIND ID Sabet Sederet Penghargaan Tertinggi Sektor Energi dan Minerba

img-search

MIND ID Gandeng ARRIVAL Siapkan Rencana Pengembangan Bisnis Kendaraan Listrik

img-search

Bangkitkan Potensi Tayan, Antam UBP Bauksit Kalbar Kelola Sejumlah Program CSR

img-search

Menelusuri Proses Pengolahan Bauksit di Kalimantan Barat

img-search

HUT Ke-77 Pertambangan dan Energi, MIND ID Terapkan Smart Operation

img-search

Kembangkan Potensi Pariwisata Danau Toba, MIND ID Hadirkan Fasilitas Tenda Payung

img-search

MIND ID Dorong Inalum dan Antam Selesaikan Pembangunan Pabrik Smelter di Kalbar

img-search

Genjot Hilirisasi Tambang, Ini Cara MIND ID Tarik Minat Investor Domestik dan Internasional

img-search

MIND ID Wujudkan Kemandirian untuk Ekosistem Energi Baru Terbarukan

img-search

Terapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi, MIND ID Dapatkan Sertifikasi ISO 27001

img-search

Komitmen MIND ID Dukung Indonesia Cetak Juara di Bidang Olahraga

img-search

Mengintip Proses Pembuatan Aluminium di Indonesia

img-search

Menyibak Potensi Wisata di Daerah Penghasil Aluminium

img-search

Grup Mind ID Hadirkan Teknologi 5G Underground Smart Mining, Pertama di Asia Tenggara

img-search

Bersama Jokowi, Mind ID lewat Freeport Indonesia Luncurkan Papua Football Academy

img-search

Mengenal PT Timah Tbk dan Upaya Pelestarian Kearifan Lokal di Sekitar Wilayah Tambangnya

img-search

Fakta di Balik Pertambangan Timah Indonesia

img-search

MIND ID Berkomitmen Hadirkan Pendidikan Berkualitas di Bidang Pertambangan

img-search

MIND ID Komitmen Dorong Implementasi Digitalisasi Industri Pertambangan

img-search

Inalum Catatkan Kinerja Positif Selama Semester I-2022

img-search

Bendera Merah Putih Berkibar Tandai Peresmian Museum Batu Bara MIND ID di Tanjung Enim

img-search

MIND ID Kerja Sama dengan Kementerian BUMN Gelar Employee Volunteering

img-search

Striving for Equality, Nilai Kesetaraan ASEAN Para Games 2022 Sejalan dengan Sustainable Pathway MIND ID

img-search

Di IDEAS 2022, MIND ID Dinobatkan Sebagai Perusahaan dengan Tata Kelola yang Baik

img-search

MIND ID Dukung Para Atlet Indonesia Berlaga di ASEAN Para Games 2022

Harmonisasi Alam dan Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Tambang Nikel Sorowako

KOMPAS.com – Danau Matano yang berlokasi di Desa Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, merupakan danau terdalam di Asia Tenggara.

Danaunya memiliki pemandangan asri dan udara yang segar. Siapa sangka, lokasinya berada dekat dengan area pertambangan nikel. Meski demikian, area danau masih terjaga dengan sangat baik.

Untuk sampai ke Sorowako, dibutuhkan perjalanan selama 45 menit menggunakan pesawat terbang dari Makassar.

CEO PT Vale Indonesia Tbk Febriany Eddy menjelaskan lebih detail terkait pemandangan Danau Matano yang memiliki air jernih sekaligus menenangkan.

Febriany mengatakan, selama 54 tahun, pabrik pengolahan PT Vale telah berada di dekat Danau Matano. Perlu diingat, pertambangan berkelanjutan tidak hanya sebatas menggali dan menimbun, tetapi juga perlu melalui proses panjang.

PT Vale merasa memiliki tanggung jawab moral atas kelestarian dan keindahan area sekitar pertambangan, termasuk danau ini.

Berkat perawatan yang baik, siapa saja dapat melihat air danau yang jernih. Padahal, air danau merupakan bekas air tambang yang dikelola dan di-treatment khusus.

Faktanya, Danau Matano merupakan salah satu danau purba di Indonesia dan termasuk ke dalam 15 danau prioritas nasional. Selain itu, PT Vale juga memastikan pemeriksaan air danau sesuai standar atau memenuhi compliance dari pemerintah.

Di Danau Matano, terdapat juga beberapa spot diving, salah satunya disebut One Te’engka.

Pada spot ini, pengunjung akan dimanjakan dengan tebing bawah danau dan akar pohon yang tumbuh sampai ke bawahdasar danau. Di balik tebing-tebing tersebut, hidup juga hewan endemik seperti ikan hingga kepiting.

Pengunjung pun akan dibuat nyaman saat menyelam di air yang sejernih kaca sambil melihat ikan yang berenang ria. Danau ini seakan-akan dapat berbicara dan berkata, “Jangan lupa kembali, ya!”

Tidak jauh dari One Te’engka, terdapat gua air yang hanya bisa dimasuki dengan cara berenang melalui mulut gua. Jika air sedang mengalami pasang, mulut gua akan tertutup sendirinya oleh air danau Danau Matano.

Interior gua air terdiri stalaktit dan stalagmit. Uniknya, di atas gua terdapat lubang yang dapat didaki melalui jalur kecil di luar gua.

Selain diving dan goa air, di Danau Matano ini, pengunjung juga bisa melakukan aktivitas watersport, salah satunya bermain kano. Sambil bermain kano, pengunjung juga dapat melihat panorama Danau Matano yang menarik. Hamparan luas membuatnya seperti lautan dengan daratan berbukit di sisi lainnya.

Pengunjung juga dapat mendatangi salah satu spot wisata di pesisir Danau Matano, yakni Laa Waa River Park. Keunikan dari River Park ini adalah pertemuan air sungai dan air danau, sehingga pengunjung dapat merasakan air hangat dan dingin di spot ini.

PT Vale turut andil dalam pengembangan Laa Waa River Park dan berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Luwu Timur. Di sini, pengunjung dapat melakukan camping, santai di hammock, dan tentunya bisa river tubing.

Salah satu destinasi wisata lain yang juga berada di Desa Matano adalah Bura-Bura. Konon, bila menyebut “bura-bura” di tempat ini lalu seketika air dan kolamnya mengeluarkan gelembung udara, menandakan orang yang baik.

Tidak hanya air danau yang bersih, kualitas udara di sekitar area pertambangan juga sangat terjaga. Abu Ashar, selaku Deputy Chief Operating Officer (COO) PT Vale Indonesia Tbk yang juga merupakan putra lokal Luwu Timur menjelaskan lebih jauh mengenai Sorowako Golf Club.

Lapangan golf yang terletak di area tambang memiliki udara jernih sebagai bentuk kepedulian PT Vale Indonesia Tbk. Beberapa tahun terakhir, PT Vale memang berinvestasi besar di bidang lingkungan.

PT Vale melakukan pemasangan alat penangkapan debu di pabrik yang dapat menyaring debu sampai di bawah ambang batas baku mutu yang diterapkan pemerintah. Hal ini bisa dibuktikan dari kualitas udara yang sejuk dan bersih, berkat upaya PT Vale yang ketat mematuhi aturan-aturan yang berlaku.

Pemberdayaan masyarakat Sorowako

Luwu Timur memiliki empat kecamatan yang didukung dan diberdayakan langsung oleh PT Vale, yakni Kecamatan Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili.

Dari empat kecamatan tersebut, PT Vale memfasilitasi pemasaran produk Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan menghadirkan Galeri Kareso Anatowa sebagai pusat oleh-oleh khas Luwu Timur.

Galeri yang dikekola Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) ini menjual produk andalan berupa beragam keripik dari hasil kebun sendiri. Tidak jauh dari galeri, terdapat juga Panti Sehat HIPHO, Himpunan Penggiat Herbal Organik.

Pengunjung bisa belajar membuat minuman herbal di sini, misal ramuan untuk hipertensi dengan bahan kumis kucing, meniran, kunyit, daun pandan, temu lawak, dan daun salam.

Cara membuatnya tergolong mudah. Pertama, rebus bahan herbal pada air mendidih selama 10 menit. Jika sudah, tunggu hingga buihnya hilang, lalu saring dan siap untuk diminum.

Kontribusi PT Vale Indonesia Tbk juga sampai pada program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya, di bidang pertanian sayur organik. Program ini memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat sekitar untuk mengenal dan menanam sayur organik.

“Terus terang di Luwu Timur ini, kita banyak melihat potensi pertanian luar biasa. Bahkan, sekitar 300 ribu hektar dialokasikan oleh pemerintah untuk area pertanian. Di sini, kami lihat apa yang bisa dibantu dan dilakukan. Program kami yang pertama adalah padi organik yang sudah cukup berhasil. Saat ini kami mau meningkatkan ke ekosistem organik,” ujar Febriany Eddy, CEO PT Vale.

Sayur organik diyakini lebih sehat daripada sayur pada umumnya. Sebab, dari proses penanaman sampai pupuk semua menggunakan bahan organik.

“Memang kalau non-organik itu hasilnya banyak, tetapi tanaman organik jauh lebih sehat untuk dikonsumsi,” jelas Ameria Sinta selaku Koordinator Kelompok Tani Momoiko Padoe.

Pada penanaman padi, PT Vale juga memberikan pelatihan tentang metode untuk menanam padi organik. Ketua Asosiasi Petani Sri Organik (APSO) Luwu Timur Yuli Sumule menjelaskan sistem bertani menggunakan metode SRI organik.

Metode ini menggunakan bibit berbentuk biji tanam yang berumur satu minggu dan menggunakan air yang tidak terlalu banyak. Kemudian, tiap minggunya, bibit disemprot pengendali hama, diberi pupuk organik, serta dilakukan penyiangan menggunakan gasrok.

Tidak hanya budidaya sayur dan padi organik, tempat ini juga melakukan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang juga mendukung peternakan ayam secara organik.

Perbedaan beternak ayam secara organik dan non-organik terletak dari pakan dan minuman herbal, yaitu jamu berisi rempah seperti jahe, kunyit, temu lawak, dan kencur.

Kotoran ayam-ayam organik pun ternyata dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk yang begitu sehat bagi tanaman. Para pemuda sekitar mempelajari cara mengembangkan penanaman sayur hidroponik serta menggunakan media tanah dengan memanfaatkan kotoran ayam organik.

“Untuk kotoran ayam, kami jadikan pupuk untuk tanaman di tanah, seperti tanaman kangkung,” kata Abdul Halim, Koordinasi Divisi Sayur Hidroponik & Sayuran Organik.

Peternakan dan pengelolaan tanaman hidroponik ini dikelola oleh kelompok Woliko yang mayoritas beranggotakan penyandang disabilitas. Keterbatasan mereka tidak menjadi hambatan untuk terus maju dan berkarya.

Hal Program-program tersebut didukung penuh oleh PT Vale Indonesia Tbk yang memanfaatkan potensi di wilayah sekitar lingkar tambang dan mentransformasikannya menjadi kesejahteraan untuk masyarakat. 

Penulis: Sri Noviyanti